Selasa, 17 Maret 2015

Indahnya Pagoda Warna Putih di Wat Rong Khun

Bangunan pagoda sebagai tempat ibadah biasanya identik dengan warna-warna yang meriah dan gemerlap seperti warna emas, merah, kuning dan sebagainya. 


Tetapi berbeda halnya dengan pagoda Wat Rong Khun yang justru hanya menggunakan warna putih pada seluruh bagian bangunan dan ornamennya.



Memang warna putih menjadikan pagoda itu tampak terlihat pucat dan seperti bangunan yang tertimpa hujan salju. Tetapi ada sejuta keindahan di sana. Begitu pula dengan nilai-nilai filosofi  yang terkandung dalam unsur-unsur bangunannya.


Wat Rong Khun yang bergaya Budhisme dan dikenal dengan nama Pagoda Putih ini merupakan milik pribadi dan berada di Provinsi Chiang Rai - Thailand. Bangunan ini didesain, dibangun dan dimiliki oleh Chalermchai Kositpipat, seniman lokal. Pagoda ini dibuka untuk umum sejak tahun 1997 tanpa dikenai tiket masuk.



Sangat menarik mengunjungi dan menyimak keindahan Wat Rong Khun yang terdiri dari sembilan bangunan ini. Ornamen-ornamen  bangunannya tampak detail sekali dan menghiasi seluruh bagian bangunannya. 


Ornamen-ornamen itu ada yang berbentuk patung, satwa gajah dan sebagainya.Di bagian tengah pagoda ada patung Budha yang dihormati oleh warga Thailand.Kolam air juga ada di sekitarnya yang memberikan panorama refleksi yang indah Pagoda Wat Rong Khun.


Dalam sejarahnya akhir abad 20, pagoda ini dalam keadaan rusak parah dan tak ada dana untuk memperbaikinya.Chalermchai Kositpipat kemudian membangun dan memperbaikinya kembali dengan uangnya sendiri dan telah menghabiskan dana pembangunan THB 40 Million dan pembangunan itu masih belum selesai.



Seniman itu berharap pagoda ini bisa menjadi tempat belajar dan meditasi sehingga orang-orang bisa mendapatkan manfaat dari ajaran Sang Budha.Pada tgl 5 Mei 2014, Wat Rong Khun terdampak gempa bumi yang terjadi di sana. Untung gempa itu tidak merusak struktur bangunannya.















Senin, 16 Maret 2015

Berenang Yang Mengesankan di To Sua Ocean Trench


Laut itu tampak sangat indah sekali. Airnya jernih sekali dengan airnya yang berwarna biru langit yang cerah. Pada saat yang lainnya warna airnya menjadi hijau zamrud atau hijau tosca.
 


Berpadu dengan batu tebing besar dan hijaunya tanaman di sekitarnya menjadikan pesona keindahannya semakin sempurna.




Belum lagi dengan lokasinya yang berada dalam area sebuah lubang besar laksana gua menjadikan laut ini juga unik. Tak heran jika ada banyak wisatawan yang berkunjung ke sana untuk berenang dan menikmati keindahannya.


Destinasi wisata ini bernama To Sua Ocean Trench yang berada di  Lotofaga - Samoa. Karena berada di dalam lubang tebing, untuk menuju ke airnya dengan menggunakan tangga setinggi 30 meter.Di sekitarnya tampak rongga-rongga gua yang cukup besar.



Tak hanya itu, di sekitar To Sua Ocean Trench juga terdapat pantai dengan taman dengan aneka jenis tanaman dan pasir putih yang indah dan bersih. Keindahan alam yang terjaga dengan budaya warga setempat menjadi daya tarik utama wisata ini.



Waktu yang tepat untuk berkunjung ke To Sua Ocean Trench adalah pada bulan Mei hingga November. Saat itu merupakan musim kemarau dengan iklim yang tepat dan banyak diadakan festival di sana.


 

Untuk menuju ke sana bisa dengan menggunakan penerbangan pesawat dari New Zealand ke Apia, ibukota Samoa. 


Perjalanan bisa dilanjutkan dengan menyewa mobil dan mengendarainya melintasi jalan utama dari Pulau Upolu hingga menjumpai petunjuk arah menuju ke Lotofaga.



Tiket masuk wisata ini $ 15 dengan layanan yang aman dan nyaman bagi pengunjung. Satu hal yang perlu dingat adalah berhati-hati saat menaiki atau menuruni tangga di sana karena licin akibat basah terkena air.













Minggu, 15 Maret 2015

Indahnya Nuansa Negeri Dongeng Di Wisteria Tunnel

Terowongan Wisteria ( Wisteria Tunnel ) , begitulah nama terowongan yang satu ini. Terowongan ini sangat unik dan berbeda karena tidak menyiratkan suasana yang kaku dan seram seperti terowongan pada umumnya.



Justru sebaliknya, Terowongan Wisteria memberikan suasana dan nuansa yang hangat dan romantis. Serasa berada di negeri dongeng saat berada di sana dan melangkahkan kaki menyusuri terowongannya.


Hal ini karena terowongan ini beratapkan jutaan kuntum bunga beraneka warna.Sesuai dengan namanya, Terowongan Wisteria adalah nama ornamen di taman yang dibentuk menyerupai terowongan dengan menggunakan tanaman Wisteria sebagai pelindung dan peneduhnya. 


Tanaman jenis ini memiliki bunga yang sangat banyak dan menjuntai. Dalam satu tangkai ada puluhan bahkan ratusan kuntum bunga.



Terowongan Wisteria ini berlokasi di Kawachi Fuji Garden Kityakushu - Jepang, sekitar 6 jam perjalanan dari Tokyo. Di sana terdapat 150 jenis tanaman Wisteria dari 20 species yang berbeda.



Destinasi wisata ini sangat terkenal di Jepang. Waktu terbaik untuk datang ke sana adalah pertengahan April hingga pertengahan Mei karena merupakan puncak bermekarannya bunga-bunga wisteria.



Yang menarik, Wisteria dalam bahasa Jepang dikenal dengan nama Fuji. Ada beberapa warna bunga ini yaitu putih, kuning, pink, ungu, violet dan biru. 


Tentu bisa dibayangkan bagaimana rasanya berjalan di bawah bunga-bunga Wisteria yang ditata secara apik dan aneka warna itu.







Sabtu, 14 Maret 2015

Gua Marble Cathedral Yang Indah di Tengah Danau

Marble Cathedral , begitulah nama gua yang unik ini. Sesuai dengan namanya, gua yang satu ini memiliki dinding, atap, lorong dan relung yang sepintas bentuknya mirip dengan bangunan dan ornamen-ornamen yang biasa terdapat di bangunan katedral.


Ada juga semacam guratan dan lekukan yang memanjang pada permukaan batunya.


Tak hanya itu  gua ini juga berada di tengah danau yang luas dan berair jernih dengan nuansa warna biru lautnya. 


Gua itu juga berada di bawah batu karang yang sangat besar dengan rongga-rongga di bagian bawahnya.


Selain Marble Cathedral, ada juga bagian gua yang diberi nama Marble Caves dan Marble Caple.Gua-gua itu terbentuk dari gelombang laut yang menggerus batu karang besar itu pada 6200 tahun yang lalu.



Danau dan gua ini berada di daeah Patagonia - Chili yang  berbatasan dengan negara Argentina. Danau ini mempunyai luas 1.850 km2 dengan luas 970 km2 ( General Carrera Lake ) berada di daerah Chili dan 880 km2 ( Lake Buenos Aires ) di daerah Argentina. Air danau berasal dari glacial yang mengalir dari Pegunungan Andes yang menuju ke arah barat dengan melalui Sungai Baker.



Karena keindahan dan keunikannya itu, gua dan danau ini menjadi destinasi wisata yang terkenal dan banyak didatangi oleh wisatawan. Berbagai agen travel dan wisata memasukkannya dalam daftar tujuan wisata utamanya.












Taman Sejuta Warna Yang Indah di Butchart Gardens

Ada banyak taman yang indah di dunia. Salah satunya bernama Butchart Gardens yang berada di Brentwood Bay , British Columbia - Canada. 



Sesuai dengan namanya, taman ini  dirintis oleh  Robert Pim Butchart dan istrinya Jennie Butchart pada tahun 1904.
 

Yang menarik, taman dengan aneka jenis tanaman, bunga dan warna ini dibangun pada lahan bekas produksi semen seluas 22 hektar. Koleksi tanamannya juga berasal dari berbagai negara.



Karena itu, di lokasi ini terdapat taman-taman dengan tematik tertentu seperti Sunken Garden, Japanese Garden,  Rose Garden, Italia Garden,Mediteranian Garden dan Concert Lawn Walk.

 

Tiap tanaman pada taman-taman tematik itu tentu mempunyai karakter dan keindahannya sendiri. Begitu pula pada pergantian musim, keindahan yang ditampilkannya juga berbeda.Kesemuanya berpadu dengan asri seolah bingkai lukisan alam yang mempesona.


Tak hanya saat pagi hingga sore hari saja taman ini menunjukkan keindahannya. Pada malam hari taman ini juga sangat indah sekali dengan pesonanya yang bermandikan cahaya lampu aneka warna,