Jumat, 05 Juni 2015

Indahnya Patung Unicorn Emas Di Green Vault

Patung Unicorn itu tampak sangat mengagumkan. enggambarkan sosok hewan dalam dunia mitos berupa kuda yang bertanduk satu dengan seseorang yang berdiri di belakangnya. Perpaduan warna kuning emas dan putih perak menjadikannya tampak indah dan elegan.


Patung karya seni yang tinggi itu merupakan salah satu koleksi di Grünes Gewolbe atau Green Vault di kota Dresden, Jerman. Green Vault ini  terkenal karena merupakan jejak harta karun paling indah dan terkaya di Eropa.


Kemegan Green Vault bermula pada Awal abad 18 August II ketika der Starke berusaha keras untuk menjadikan Dresden sebagai pusat kesenian yang terkenal. Ia mengundang para pemahat, tukang emas, serta pelukis untuk tinggal dan berkarya di kotanya. 


der Starke juga memerintahkan untuk membuka  ruangan-ruangan megah dalam Residenzshcloss untuk tempat pemajangan barang-barang berharga. Selain untuk menunjukkan kekayaannya dengan benda-benda berharga yang dimilikinya, juga untuk menunjukkan betapa kayanya peradaban di Dresden.



Sayang, pada tahun 1945 kota Dresden dan Green Vault hancur-lebur  akibat pemboman pasukan sekutu. Harta karun yang sudah diamankan di sebuah bunker kemudian disita oleh Tentara Merah dan dibawa ke Rusia. 


Untunglah pada tahun 1958 barang-barang berharga tersebut dikembalikan ke Dresden dan disimpan dalam dua ruangan untuk menampung isi peti harta karun tersebut.


Saat renovasi Residenzschloss masih berlangsung, tahun 2004 Neues Grünes Gewolbe (New Green Vault) dibuka untuk publik. Sedangkan rekontruksi kamar harta karun yang didirikan Elektor Sachsen, August II der Starke, yaitu Historisches Grünes Gewolbe (Historic Green Vault) mulai beroperasi kembali pada tahun 2006.


Koleksi benda berharga yang dipajang di New Green Vault jumlahnya lebih dari 1.000, meliputi berbagai alat rumah tangga yang terbuat dari emas, perak, gading, mutiara, kelapa, hingga telur burung unta. 

 
Diantara koleksi yang paling mencolok adalah perlengkapan minum teh yang dihiasi motif oriental khas Tiongkok dan perhiasan yang terinspirasi Pengadilan Kerajaan Delhi.
Ada juga koleksi berupa aneka patung, pedang dan liontin yang bertahtakan batu berharga dan sebagainya.



Yang menarik, ada koleksi miniatur diorama yang menggambarkan limpahan kekayaan milik Kaisar Mughal, Aurangzeb Alamgir. Pembuatan diorama itu membutuhkan waktu tujuh tahun dan memiliki harga lebih mahal dari Kastil Moritzburg. Tak heran karena benda setinggi 58 cm tersebut dihiasi batu ruby, zamrud, sebuah batu safir, serta lebih dari 4.000 berlian.


Museum yang terletak di Residenzschloss itu buka setiap Rabu hingga Senin (Selasa libur), pukul 10.00 – 18.00. Tiket masuknya sebesar €12. Untuk memasuki Historic Green Vault disarankan melakukan reservasi karena setiap harinya jumlah pengunjung dibatasi.









Rabu, 03 Juni 2015

Pasar Benda Sihir Yang Seram Di Mercado De Sonora


Menjumpai benda-benda aneh di tempat-tempat yang bernuansa mistis dan seram tentu adalah hal yang biasa. Tetapi menjadi tidak biasa ketika menjumpai benda-benda itu di dalam pasar dan dijual secara bebas.


Begitulah keunikan yang ada di pasar  Mercado De Sonora. Di sana terdapat aneka benda yang seram dan bernuansa mistis seperti tengkorak, voodoo, tulang belulang, dan semua peralatan sihir dengan berbagai bentuk dan ukuran.



Dukun sihir dan peramal juga banyak yang membuka lapak di sana.Menariknya , mereka yang ada di pusat perbelanjaan aneh ini rata-rata merupakan penyihir asli yang biasa disebut dengan istilah Bruja. Bruja merupakan kata dari Spanyol yang berarti penyihir. 


Bila di Spanyol dan Eropa keturunan Amerika Serikat penyihir dianggap sebagai fiksi, sebaliknya, brujos dari Amerika Tengah atau bagian utara Amerika Selatan adalah seseorang yang sangat dihormati.



Pasar yang dikenal dengan nama Pasar Sihir itu berada di Avenida Fray Servando Teresa,Mexico. Pasar tradisional ini sudah ada sejak tahun 1950. Meskipun, tampak seram dan menakutkan, tetapi  pasar ini tetap mengundang banyak wisatawan untuk berkunjung. 


Selain benda-benda sihir, pengunjung dapat membeli tanaman obat, dupa, lilin-lilin berbentuk aneh, patung-patung iblis pencabut nyawa, dan boneka voodoo sebagai kenang – kenangan. Ada juga yang mencoba ramalan dari  peramal yang banyak membuka praktek di sana. Selain itu, banyak juga yang berusaha menyembuhkan penyakitnya melalui pengobatan secara magis.


Pasar yang unik ini buka setiap hari. Untuk menuju ke pasar ini, Anda dapat menggunakan taksi dari Mexico City International Airport dengan perjalanan selama kurang lebih 20 menit 













Minggu, 31 Mei 2015

Monumen The Motherland Calls Yang Heroik Di Rusia

Ada banyak patung yang tinggi dan megah di dunia. Tetapi patung yang satu ini tampak unik dan berbeda karena menggambarkan sosok wanita. Sebilah pedang terhunus di tangan kanannya, sedang tangan kirinya dengan ekspresi wajahnya seperti mengajak dan menyerukan untuk tetap maju dan berperang dalam membela negara.


Begitulah gambaran dari patung Mother Motherland yang berlokasi di Mamayev Kurgan di Volgograd ( Stalingrad ), Rusia. Patung ini merupakan patung terbesar di dunia yang dibuat dari beton setinggi 85 meter dengan berat sekitar 8.000 ton dan selesai dibangun pada akhir tahun 1960.


Orang-orang yang berada di sekitarnya bagaikan titik-titik karena begitu tinggi dan besarnya monumen The Motherland Calls. 


Monumen ini dirancang oleh pematung terkenal bernama Yevgeny Vuchetich ini. Patung itu memiliki nama lengkap "The Motherland Calls!". Tetapi juga ada yang menamainya Mother Motherland, Mother Motherland Is Calling, The Motherland, atau Monumen Mamayev.



Selain Yevgeny, orang yang berjasa dalam pembangunan monumen nasional Rusia ini adalah seorang insinyur sipil bernama Nikolai Nikitin. 


Yang menarik, di sekitar bangunan ini terdapat kompleks monumen memperingati Pertempuran Stalingrad (Agustus 1942 sampai Februari 1943). 


Pertempuran itu merupakan pertempuran paling hebat dalam sejarah manusia karena menjadi penentu kemenangan Soviet atas pasukan Axis di garda timur Perang Dunia II .


Mengingat begitu heroiknya monumen ini, tak heran jika di sana sering menjadi lokasi acara-acara kenegaraan untuk mengenang peristiwa-peristiwa besar, heroik dan dramatis yang terjadi di Rusia pada masa lampau. 


Ratusan bendera raksasa dan pijaran kembang api aneka bentuk dan warna ikut menyemarakkan kemeriahan acara dan suasana di sana.









Kamis, 28 Mei 2015

Ribuan Boneka Yang Menyeramkan di Pulau Munecas


Boneka umumnya tampak imut, lucu dan menggemaskan. Siapapun terlebih anak-anak tentu akan tergoda untuk memegang atau menggendongnya. Tetapi berbeda dengan boneka-boneka yang ada di Pulau Munecas.
 

Selain tampak sangat kotor dan tidak terawat, boneka-boneka itu bernuansa horor dan menyeramkan. Entah kenapa, terasa ada aura dan nuansa mistis seperti dalam dunia lain saat menyimak boneka-boneka itu. 
 

Belum lagi dengan kisah meninggalnya seorang gadis karena tenggelam di sana yang semakin menambah seram suasananya.



Walau tampak seram dan menegangkan, ada banyak wisatawan yang datang ke Pulau Munecas. Selain menyaksikan keunikan pulau itu, di antara mereka ada juga yang membawa boneka untuk digantungkan di pepohonan di pulau itu. Tak heran jika hari demi hari jumlah koleksi boneka seram semakin bertambah di sana.



Pulau itu bernama lengkap Isla de La Munecas yang dalam bahasa Meksiko berarti pulau boneka. Sesuai namanya, di pulau ini banyak boneka-boneka yang sangat menyeramkan. Boneka itu dalam kondisi bagian badan yang terpisah dan tergantung di pepohonan. Bahkan ada boneka yang dikerubungi oleh serangga.

Pulau boneka ini berlokasi di sebuah kanal di daerah Xochimico, sebelah selatan Mexico City. Pulau ini pertama kali dihuni oleh seorang paruh baya bernama Don Julian Santana Barrera yang menghuni pulau tersebut karena ingin menyepi dari dunia luar.
Saat tinggal di Pulau Munecas, pria itu menemukan seorang gadis yang tewas tenggelam di kanal dan ia  percaya roh gadis itu selalu menghantuinya di tempat tersebut. Untuk melindungi dirinya dan mengurangi penderitaan si hantu, Santana menggantung boneka yang ia temukan setelah kematian gadis malang tersebut di atas pohon. 
Tetapi ternyata Santana tidak puas dengan satu boneka yang dirasa tidak cukup untuk mengatasi kegelisahannya. Jadi setiap ia menemukan boneka di kanal danau, Santana langsung menggantungkannya di setiap pohon yang ada di pulau Munecas. 


Pada tahun 2001 setelah Santana memutuskan untuk meninggalkan istri dan anaknya untuk hidup di alam liar selama 50 tahun, tubuhnya ditemukan mengambang di lokasi yang dipercaya sebagai tempat tewasnya si gadis kecil tersebut. 


Saat ini, para wisatawan yang datang ke pulau Munecas selalu membawa boneka-boneka sebagai semacam hadiah dengan harapan gadis kecil tersebut dapat beristirahat dengan tenang di alam sana.


Lokasi Island of the Dolls tidak terlalu jauh dari Laguna de Caltongo, dari sini ke arah barat menuju de Nuevo Leon – Calle Dalia – Cuauhtemoc – Clavel – Al heli – Isla de La Munecas.


Jika Anda berminat mengunjungi pulau ini, Anda bisa menyewa mobil dengan tujuan Cuemanco Pierke. 


Dari sana perjalanan berlanjut dengan menggunakan sejenis perahu yang biasa disebut “trajinera” dan membutuhkan waktu hingga dua jam.



















Senin, 25 Mei 2015

Serunya Berburu Souvenir di El Rastro Flea Market

Pasar tradisional selain sebagai tempat untuk berniaga, ternyata juga bisa menjadi destinasi wisata yang menarik dan dikunjungi oleh banyak wisatawan. 


Seperti halnya di pasar yang bernama El Rastro Flea Market. Pasar ini berada di Madrid - Spanyol, tepatnya di kawasan Ambassador's Neighborhood ( Barrio de Embajadores ).



Pasar ini buka sepanjang tahun pada hari Minggu dan hari libur dari jam 9 pagi hingga jam 3 sore dengan terdapat sekitar 3500 kios dengan aneka jenis barang dagangan. 

Mulai dari tekstil, pakaian, makanan, souvenir, keramik, bunga segar dan sebagainya. Yang menarik adalah souvenirnya karena ada beragam bentuk dan kaya warna.

 
Aneka alat musik tradisional khas Spanyol juga menarik untuk disimak dan dibeli.



  

Selain barang baru, di sana wisatawan juga bisa berburu barang-barang bekas yang langka dan menjadi buruan para kolektor. Tak kalah menariknya, ada juga pedagang yang menjual dagangan berupa burung dan jenis satwa lainnya.
  
Pasar El Rastro ini tertulis di buku rough guide in Spain yang disediakan di hotel-hotel dan tempat publik lainnya. 
 

Suasananya sepintas mirip dengan suasana di ruas jalan Malioboro - Yogyakarta atau pasar-pasar tumpah lainnya.


Berada di sana dengan banyaknya pengunjung, tentu membutuhkan sikap waspada dan hati-hati pada barang berharga bawaan Anda. 

 

Karena tak menutup kemungkinan, di sekitarnya ada banyak pencopet dan pengutil yang mengincar untuk menjarah barang berharga Anda.